Minggu, 23 September 2007 - oleh : admin | 0 komentar Kajian RC6 Secara Teoritis
1. Struktur cipher
RC6 menggunakan mekanisme pembagian block dari 128 bit menjadi empat buah block 32 bit. Adanya pergeseran lima bit ke kiri dengan menggunakan fungsi f(x) = x(2x+1) dapat memberikan tingkat keamanan yang tinggi.
2. Banyak iterasi
Dalam penentuan banyaknya iterasi didasarkan pada azas keseimbangan. Diman jika jumlah round sedikit akan ... Baca selengkapnya »
| Minggu, 23 September 2007 - oleh : admin | 0 komentar Pembangkitan Kunci
Pengguna memasukkan sebuah kunci yang besarnya b byte, dimana 0b255. byte kunci ini kemudian ditempatkan dalam array c w-bit words L[0]…L[c-1]. Byte pertama kunci akan ditempatkan sebagai pada L[0], byte kedua pada L[1], dan seterusnya. (Catatan, bila b=0 maka c=1 dan L[0]=0). Masing-masing nilai kata w-bit akan dibangkitkan pada ... Baca selengkapnya »
| Minggu, 23 September 2007 - oleh : admin | 0 komentar Algoritma Dekripsi RC6
Proses dekripsi ciphertext pada algoritma RC6 merupakan pembalikan dari proses enkripsi. Pada proses whitening, bila proses enkripsi menggunakan operasi penjumlahan, maka pada proses dekripsi menggunakan operasi pengurangan. Sub kunci yang digunakan pada proses whitening setelah iterasi terakhir diterapkan sebelum iterasi pertama, begitu juga sebaliknya sub kunci yang diterapkan pada ... Baca selengkapnya »
| Sabtu, 22 September 2007 - oleh : admin | 13 komentar Algoritma Kriptografi RC6
Algoritma RC6 merupakan salah satu kandidat Advanced Encryption Standard (AES) yang diajukan oleh RSA Laboratoriest kepada NIST. Dirancang oleh Ronald L Rivest, M.J.B. Robshaw, R. Sidney dan Y.L. Yin, algoritma ini merupakan pengembangan dari algoritma sebelumnya yaitu RC5 dan telah memenuhi semua kriteria yang diajukan oleh NIST.
1. Gambaran RC6
Algoritma ... Baca selengkapnya »
| Jumat, 21 September 2007 - oleh : admin | 13 komentar Algoritma Kriptografi Modern
Perkembangan dan kemajuan teknologi menuntut adanya algoritma-algoritma kriptografi yang lebih baik dan aman. Untuk itu telah muncul berbagai macam algoritma baru yang terus dianalis, dicoba dan disempurnakan untuk mencari sebuah algoritma yang dianggap dapat memenuhi standar keamanan yang diharapkan. Pada algoritma modern saat ini lebih berfukos pada kunci yang ... Baca selengkapnya »
| Kamis, 20 September 2007 - oleh : admin | 0 komentar Algoritma Kriptografi Klasik
Pada algoritma klasik, diterapkan teknik enkripsi konvensional (simetris). Algoritma ini merupakan algoritma kriptografi yang biasa digunakan orang sejak berabad-abad yang lalu. Dua teknik dasar yang biasa digunakan, yaitu : [KUR04]
1. Teknik Subsitusi
2. Teknik Transposisi
1. Teknik Subsitusi
Subsitusi adalah penggantian setiap karakter plaintext dengan karakter lain. Beberapa istilah yang mungkin perlu ... Baca selengkapnya »
| Senin, 17 September 2007 - oleh : admin | 0 komentar Sejarah Kriptografi
Algoritma kriptografi pertama kali dikembangkan untuk mengizinkan organisasi tertentu yang ditunjuk untuk mengakses suatu informasi. Pertama kali algoritma kriptografi ini digunakan sebagai petunjuk dalam perang. Menurut sejarah pada tahun 1900 SM Julius Caesar dikenal sebagai orang yang pertama kali telah mengembangkan algoritma kriptografi untuk mengirimkan pesan ketentaranya. Dan ... Baca selengkapnya »
| Minggu, 16 September 2007 - oleh : admin | 0 komentar Tentang Kriptografi Pengertian Kriptorafi
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, maka dikembangkan juga cara-cara untuk menangkal berbagai gangguan dalam pertukaran informasi. salah satu cara yang dianggap aman dalam pertukaran informasi adalah kriptografi yang melakukan transformasi data sehingga data tidak dapat dimengerti oleh orang yang tidak berhak.
Kriptografi berasal dari bahasa Yunani yaitu kryptos yang ... Baca selengkapnya »
| Minggu, 16 September 2007 - oleh : admin | 0 komentar Kenapa Perlu Kriptografi?
Di era globalisasi dimana segala sesuatu terasa berjalan dengan cepat, kemajuan teknologi semakin memudahkan manusia dalam berkomunikasi dan bertukar informasi. Tetapi kemajuan teknologi juga dapat mengganggu dan merusak komunikasi dan pertukaran informasi tersebut.
Keamanan dan kerahasiaan sebuah data atau informasi dalam komunikasi dan pertukaran informasi sangatlah penting. Seringkali data ... Baca selengkapnya »
|
|
|